Rabu, 28 September 2011

Definisi Belajar, Pembelajaran, dan Sistem serta kesimpulan

Menjelaskan pengertian Belajar, Pembelajaran dan Sistem merupakan hal yang paling sulit. Hal ini disebabkan pengertian belajar, pembelajaran dan sistem yang terdapat sekarang ini berbedaantara yang satu dengan yang lainnya sesuai dengan cara pandang para ahlinyamasing-masing.
Untuk memahami sifat dan tingkat perbedaan tersebut, alangkahbaiknya mengkaji terlebih dahulu berbagai pengertian dari belajar, pembelajaran dan system yang dikemukakan oleh ahlinya masing-masing.
      1.      Belajar
Menurut Jihad dan Haris (2008:1) belajar adalah kegiatan berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan jenis dan jenjang pendidikan, hal ini berarti keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan sangat tergantung pada keberhasilan proses belajar siswa di sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Menurut James O. Wittaker (1970:15), belajar dapat didefinisikan sebagai proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.Dengan demikian, perubahan-perubahan tingkah laku akibat pertumbuhan fisik atau kematangan, kelelahan, penyakit, atau pengaruh obat-obatan adalah tidak termasuk sebagai belajar.

Cronbach dalam bukunya yang berjudul ”Educational Psychology” sebagai berikut: ”Learning is shown by change in behavior as a result of experience.” (Cronbach, 1954:47). Belajar yang efektif adalah melalui pengalaman. Dalam proses belajar, seseorang berinteraksi langsung dengan objek belajar dengan menggunakan semua alat indranya.

Thursan Hakim, belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkat, kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, nilai dan sikap.

Menurut Skinner ; “Learning is a process behavior adaptation”, belajar merupakan suatu proses adaptasi prilaku yang bersifat progresif. Ini berarti bahwa belajar akan mengarah pada yang lebih baik dari keadaan sebelumnya. Di samping juga menebutuhkan proses yang berarti belajar membutuhkan waktu untuk mencapai suatu hasil.

Jadi kesimpulannya, belajar merupakan suatu proses yang dilakukan oleh seseorang  untuk mencapai perubahan tingkah laku baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

      2.      Pembelajaran
Menurut UU No. 20/2003, Bab I Pasal Ayat 20, bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

Menurut Hamalik (2002:57), Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi (siswa dan guru), material (buku, papan tulis, kapur dan alat belajar), fasilitas (ruang, kelas audio visual), dan proses yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran.

Gagne dan Briggs ( 1979:3 ), Instruction atau pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal.


Menurut Eggen & amp ; Kauchak ( 1998 ) Menjelaskan bahwa ada enam ciri pembelajaran yang efektif, yaitu:
1.      Siswa menjadi pengkaji yang aktif terhadap lingkungannya melalui mengobservasi, membandingkan, menemukan kesamaan-kesamaan dan perbedaan - perbedaan serta membentuk konsep dan generalisasi berdasarkan kesamaan-kesamaan yang ditemukan
2.      Guru menyediakan materi sebagai fokus berpikir dan berinteraksi dalam pelajaran, aktivitas - aktivitas siswa sepenuhnya didasarkan pada pengkajian
3.      Guru secara aktif terlibat dalam pemberian arahan dan tuntunan kepada siswa dalam menganalisis informasi
4.      Orientasi pembelajaran penguasaan isi pelajaran dan pengembangan keterampilan berpikir, serta
5.      Guru menggunakan teknik mengajar yang bervariasi sesuai dengan tujuan dan gaya mengajar guru
Dapat disimpulkan bahwa secara umum pembelajaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru sedemikian rupa, sehingga tingkah laku siswa berubah ke arah yang lebih baik. Pembelajaran bertujuan membantu siswa agar memperoleh berbagai pengalaman dan dengan pengalaman itu tingkah laku siswa yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan nilai atau norma yang berfungsi sebagai pengendali sikap dan perilaku siswa menjadi bertambah, baik kuantitas maupun kualitasnya.
     
      3.      System
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma)  adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Menurut Ludwig Von Bartalanfy;Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.


L. James Havery menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

Sedangkan Menurut Wikipedia berbahasa indonesia, Pengertian Sistem dalam pengertian yang paling umum adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka. Kata sistem sendiri berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.



Dari definisi para ahli di atas dapat disimpulkan, bahwa system merupakan sekumpulan unsure atau elemen yang saling berkaitan untuk merancang suatu rangkaian dengan saling berhubungan satu dengan yang lain untuk memudahkan aliran informasi.

Daftar Pustaka
Soemanto, Wasty. 1998. Psikologi Pendidikan : Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan (Edisi Baru). Jakarta : PT Rineka Cipta
Kenakalanremaja.com. 2011. Pengertian Sistem. http://www.Kenakalanremaja.com/2011/02/01/pengertian-sistem.html di akses tanggal 25 september 2011

Joesafirablog. 2011. Pengertian Pembelajaran. http://www.joesafirablog.com/2011/02/definisi-pembelajaran.html di akses tanggal 25 september 2011 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar