Rabu, 14 Desember 2011

Diktat Catur


PENGETAHUAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TERHADAP PERMAINAN CATUR

0leh :
Muhammad Thariq Aziz, Julianto, Achmad Ridlo
ABSTRAK 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar  pengetahuan mahasiswa fakultas ilmu keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta terhadap permainan catur.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan ( 3 prodi seperti PJKR, PGSD dan PKO) Universitas Negeri Yogyakarta. Metode pengumpulan data dengan angket digunakan untuk mengambil data variabel proses pembelajaran, persepsi mahasiswa terhadap catur. Penelitian ini menggunakan angket tertutup dalam arti jawaban dari angket sudah disediakan sehingga responden hanya memilih jawaban yang telah disediakan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa masih banyak yang belum mengerti tentang olahraga catur. Hal itu dapat dilihat dari jumlah masing- masing indikator: (a) rasa senang = 50 mahasiswa; (b) kompetensi dasar = 44 mahsiswa; dan (c) manfaat olahraga catur = 50 mahasiswa. Hal tersebut dikarenakan adanya bebrapa faktor yang membuat yang mempengaruhi pengetahuan mahasiswa. Faktor- faktor tersebut diantaranya: (1) kurangnya sosialisasi UKM catur terhadap mahasiswa; (2) kurangnya pengembangan yang dilakukan UKM terhadap olah raga catur seperti mengadakan perlombaan dengan kerjasama Ormawa; (3) kurangnya rasa ingin tahu mahasiswa terhadap olahraga yang lain selain olahraga yang ada di perkuliahan;  dan (4) mahasiswa mreasa sudah puas dengan ilmu yang sudah didapatkan.
Kata Kunci: Olahraga Catur, Pengetahuan Dan Motivasi

Minggu, 30 Oktober 2011

ALASAN CATUR OLAHRAGA YANG BERMANFAAT



1.Catur inspirasi motivasi diri
Hal ini mendorong mencari langkah terbaik, rencana terbaik, dan paling indah kelanjutan dari kemungkinan yang tak terbatas. Ini mendorong tujuan kekal terhadap kemajuan, selalu kemudi untuk menyalakan api kemenangan.

2.Catur menunjukkan bahwa   
     keberhasilan imbalan kerja keras
Semakin Anda berlatih, semakin baik Anda akan menjadi. Anda harus siap untuk kehilangan dan belajar dari kesalahan Anda. Salah satu pemain terbesar, Capablanca berkata, "Anda dapat belajar jauh lebih banyak dari permainan Anda kehilangan daripada dari permainan Anda menang. Anda harus kehilangan ratusan game sebelum menjadi pemain yang baik. "

3.Catur dan Sains
Catur mengembangkan cara berpikir ilmiah. Sambil bermain, Anda menghasilkan banyak variasi dalam pikiran Anda. Anda mengeksplorasi ide-ide baru, mencoba untuk memprediksi dan menginterpretasikan hasil mengejutkan. Anda memutuskan hipotesis, dan kemudian Anda bergerak Anda dan mengujinya.

4.Catur dan Teknologi
Apa yang pemain catur lakukan selama permainan? Sama seperti komputer mereka terlibat dalam pencarian untuk bergerak lebih baik dalam waktu terbatas. Apa yang Anda lakukan sekarang? Anda menggunakan komputer sebagai alat untuk belajar.

5.Catur dan Matematika
Anda tidak perlu menjadi seorang jenius untuk sosok yang satu ini. Catur melibatkan jumlah tak terbatas perhitungan, apa pun dari menghitung jumlah penyerang dan pembela dalam hal pertukaran sederhana untuk menghitung keberlanjutan panjang. Dan Anda menggunakan kepala Anda untuk menghitung, bukan mesin kecil.
6.Catur dan Penelitian
Ada jutaan sumber daya catur di luar sana untuk setiap aspek dari permainan. Anda bahkan dapat mengumpulkan perpustakaan catur sendiri. Dalam kehidupan, adalah penting untuk mengetahui bagaimana untuk mencari, mengatur dan menggunakan informasi jumlah tak terbatas. Catur memberikan Anda sebuah contoh yang sempurna dan kesempatan untuk melakukan hal itu.

7.Catur dan Psikologi
Catur merupakan ujian terhadap kesabaran, saraf, akan kekuatan dan konsentrasi. Hal ini meningkatkan kemampuan Anda untuk berinteraksi dengan orang lain. Ini tes kejujuran Anda dalam lingkungan yang kompetitif.

8.Catur meningkatkan sekolah dan kelas
Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa anak-anak memperoleh kemampuan membaca lebih tinggi, tingkat matematika dan kemampuan belajar secara keseluruhan lebih besar sebagai akibat dari bermain catur. Untuk semua alasan yang disebutkan di atas dan banyak lagi, catur anak-anak bermain lebih baik di sekolah dan karena itu memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berhasil dalam hidup.

10.Catur membuka dunia untuk Anda
Anda tidak perlu menjadi pemain peringkat tinggi untuk memasuki kompetisi yang penting besar. Bahkan turnamen seperti AS Terbuka dan World Open pemain menyambut semua kekuatan. Catur memberi Anda banyak kesempatan untuk perjalanan tidak hanya di seluruh negara tetapi juga di seluruh dunia. Catur adalah bahasa universal dan Anda dapat berkomunikasi dengan siapa pun atas dataran kotak-kotak.


RPP Sepakbola


Standar Kompetensi
Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga, serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya
Kompetensi Dasar
Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu sepakbola  dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri

Fokus Pembelajaran
o    Pengaturan ruang dalam serangan

Lokasi Waktu : 1 x 25 menit

Tujuan Pembelajaran

-       Siswa mampu memahami gerak dasar dalam sepak bola dan mempraktikan dalam sebuah permainan yang sudah dimodifikasi
-       Menggunakan operan satu kali sentuhan untuk mengalahkan pemain bertahan

Materi Pembelajaran

-          Bermain sepak bola menggunakan peraturan yang di modifikasi

Langkah – langkah kegiatan pembelajaran
  1. Kegiatan Pendahuluan (7 menit)
-          Berbaris, berdoa, menyampaikan materi, tujuan pembelajaran
-          Pemanasan
Ø  Strecing (penguluran)
Ø  dinamis
  1. Kegiatan Inti (15 menit)
-          Melakukan permainan give and go dengan peraturan yang di modifikasi
Ø  2 vs 1 dengan pemain target (T),
Ø  Permainan di mulai dengan X memberikan bola kepada pemain bertahan (O), lalu (O) memberikan kembali kepada X dan segera maju untuk merebut bola
Ø  X1 dan X2 memainkan bola dengan satu kali sentuhan sampai mengoperkan bola ke T
Ø  T selalu bergerak untuk medapatkan ruang bebas
Ø  O dapat merebut bola




Tujuan aktivitas ini     : X1 dan X2 harus memberi bola ke pemain target
   tim
Kondisi                         : Pemain bertahan harus bergerak merebut bola
-          Melakukan pemainan give and go dengan peraturan yang lebih modifikasi
Ø  3 vs 3
Ø  Gawang Bola(dengan menyentuh 1 bola yang diam d lapangan)
Ø  1 tim hanya boleh menguasai maksimal 7 kali operan ke teman
Tujuan aktivitas ini     : Penggunaan taktik give and go yang tepat untuk mengalahkan lawan
Kondisi                        : 1 tim perbolehkan menguasai maksimal 7 kali operan pada teman tim, bagi yang berhasil menggunakan taktik give and go dengan baik akan mendapatkan hadiah
  1. Penutup (3 menit )
-          Pendinginan, berbaris dan evaluasi

Lempar Cakram

        Lempar cakram adalah salah satu cabang atletik pada nomor lempar. Pada acara sejak tahun 708 SM, lempar cakram merupakan bagian dari pancalomba (pentathlon). Pada permulaannya, cakram terbuat dari batu terupam halus, kemudian dari perunggu yang dicor dan ditempa. Cara melakukan lemparan yang pada mulanya menirukan gaya nelayan yang melempar jaring berulang-ulang. Kemudian, ditemukan lemparan dengan sikap badan menyiku secara khusus dengan badan agak bersandar ke depan.

Cara memegang cakram 
      Cara memegang cakram tergantung dari lebarnya tangan dan panjangnya jari-jari. Beberapa cara memegang cakram yang banyak digunakan antara lain: 
a.       Bagi yang tangannya cukup lebar, cara memegang cakram dengan meletakkan tepi cakram pada lekuk 
      pertama dari jari-jarinya. Jari-jari sedikit renggang dengan jarak yang sama antara jari satu dengan lainnya. 
      Cakram melekat pada telapak tangan tepat pada titik berat cakram atau sedikit di belakangnya. Makin 
      panjang jari-jarinya, makin mudah memegang cakram dan cakram dapat dipegang erat-erat. 
b.      Cara lain bagi yang memiliki tangan yang lebar adalah sebagai berikut: jari tengah dan jari telunjuk 
      berhimpit dan jari-jari lainnya agak renggang. Jika pada cara yang pertama pengerahan tekanan pada 
      jari-jari yang terbagi sama, pada cara kedua ini tekanan diutamakan pada jari-jari yang berhimpitan tadi. 
      Tekanan pada jari-jari ini yang mengatur putaran cakram sewaktu lepas dari tangan.
c.      Bagi yang jari-jarinya pendek cara memegang cakram dilakukan sebagai berikut: posisi jari-jari sama 
     dengan cara yang pertama, hanya letak tepi cakram lebih ke ujung jari-jari. Dengan sendirinya pegangan 
     pada cakram tidak terlalu erat. Telapak tangan berarti berada di tengah-tengah cakram.

Cara Melakukan Awalan 
      Awalan dalam lempar cakram dilakukan dalam bentuk gerakan berputar. Banyaknya perputaran tersebut dibedakan menjadi 
Putaran awalan ini harus dilakukan dengan baik karena akan menentukan hasil lemparan yang maksimum.
Cara melakukan awalan lempar cakram adalah sebagai berikut:
a.   Mengambil posisi yang baik, berdiri menyamping arah lemparan. Kaki direnggangkan selebar badan, sedikit ditekuk dan kendor. Berat badan bertumpu pada kedua kaki. 
b.     Pusatkan perhatian untuk melakukan awalan agar mantap, kemudian cakram diayun-ayunkan ke samping kanan belakang lalu ke kiri. Gerakan ini diulang-ulang 2-3 kali dilanjutkan dengan awalan berputar. Cara melakukannya adalah sebagai berikut: 
     1)      Lengan yang memegang cakram diayunkan ke samping kanan belakang

diikuti oleh gerakan memilin 
           badan ke kanan, lengan kiri juga mengikuti gerakan ke kanan, sedikit ditekuk ke muka dada, kaki  
           kanan sedikit ditekuk dan berat badan sebagian besar berada pada kaki kanan, kaki kiri mengikuti 
          gerakan dengan tumit agak terangkat. 
     2)    Kemudian, cakram diayun ke samping kiri diikuti oleh badan dipilin ke kiri dengan tangan kiri dibawa 
          ke kiri juga, berat badan dipindahkan ke kaki kiri, kaki kanan kendor dan tumit sedikit terangkat. 
     3)    Selanjutnya, gerakan ayunan cakram ke samping kanan belakang diulangi lagi seperti latihan di atas.
Cara melakukan awalan lempar cakram gaya menyamping
 Ayunan Lengan Saat Melempar
Dengan tanpa berhenti sedikitpun dari posisi siap lempar ini dilanjutkan dengan gerakan melempar cakram. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
a.       Kaki kanan ditolakkan untuk mengangkat panggul dari posisi rendah di atas kaki kanan didorong ke depan atas, selanjutnya badan yang semula condong ke belakang dan tepilin ke kanan diputar ke kiri diikuti dengan gerakan panggul yang memutar ke kiri pula.
b.      Berat badan dipindahkan dari kaki kanan ke kaki kiri. Setelah badan menghadap lemparan penuh (siap lempar) dengan waktu yang tepat cakram dilemparkan kearah depan atas.
c.       Lepaskan cakram setinggi dagu dengan sudut lemparan kira-kira 90o. Cakram terlepas dari pegangan dengan berputar menurut putaran jarum jam, putaran cakram terjadi karena tekanan dari jari telunjuk. Cakram terlepas pada saat cakram berada sedikit di muka bahu.Cakram yang terlepas sebelum melewati bahu akan menjadi lemparan yang gagal sebab, kecuali lemparannya tidak akan jauh, juga tidak masuk daerah lemparan. Sebaliknya, kalau lepasny agak terlambat, sudah sampai di muka badan, hasil lemparannya tidak akan memuaskan dan akan keluar daerah lemparan.
d.      Lepasnya cakram diikuti dengan badan yang condong ke depan. Pandangan mengikuti jalannya cakram.

Gerakan Akhir Setelah Melempar (Lepasnya Cakram)
                  Setelah cakram terlepas, kaki kanan harus segera dipindahkan ke muka dengan sedikit ditekuk untuk menahan agar badan yang condong ke muka tidak terlanjur terdorong keluar lingkaran. Kaki kiri dipindahkan ke belakang dan pandangan mata mengikuti jatuhnya cakram.
            Pemindahan kaki kanan dari belakang ke muka ini karena dilakukan dengan tolakan yang kuat dan pengerahan tenaga yang maksimal disertai dengan bantuan kaki kiri juga yang menolak, terjadi saat melayang sehingga merupakan suatu lompatan. Setelah lemparan dilakukan dan dinyatakan bahwa jatuhnya cakram sah, dari sikap berdiri pelempar keluar dari lingkungan melalui belahan bagian belakang, tidak dengan lari atau melompat.

Serangkaian  gerakan melempar cakram gaya menyamping dari gerakan awalan sampai akhir.